ATASI JERAWAT TIPS
latest

728x90

header-ad

468x60

header-ad

Apa Itu Scrubing Wajah | Ketahui Manfaatnya!

Saat ini, melakukan scrubbing wajah bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, bahkan dapat dilakukan dirumah sekalipun. Produk – produk untuk melakukan scrubbing wajah pun kini semakin beragam pilihannya. Scrubbing wajah berguna untuk merontokkan sel kulit mati yang dapat membuat kulit terlihat kusam, kering bahkan dapat menjadi penyebab jerawat.
Selain itu scrubbing wajah bagus juga membantu dalam mempercepat proses regenerasi sel kulit. Scrub wajah merupakan salah satu metode efektif yang sangat berguna untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan kusam. Scrub juga dapat mengatasi minyak yang berlebih di kulit wajah.
Anda dapat mencoba berbagai scrub wajah alami untuk kulit berminyak dan scrub wajah alami untuk kulit berjerawat. Sebelum anda memutuskan untuk memeilih produk scrub wajah yang bagus, ada baiknya anda simak beberapa penjabaran dari para pakar tentang beberapa fakta tentang scrubbing wajah yang cukup sering terlewatkan.  Fakta ini disampaikan oleh ahli fisio terapi Wiwit Azmi Lestari, AMF, SE, Dipl. CIDESCO dan dermatologis Juliana Yu, MD.H, IPTI, ITAC, BABTAC, CIBTAC, CIDESCO Diploma international.     

Fakta Scrubbing Yang Sering Terlewatkan 

  1. Seberapa pentingkah scrub untuk kulit? Bila tidak dilakukan scrubbing, bisakah kulit tetap terjaga kebersihannya? Fungsi utama dari scrubbing adalah mengangkat sel kulit mati, mengangkat kotoran yang menyumbat pori kulit, sekaligus membukanya, agar kulit bisa bernapas dan menyerap nutrisi dari produk kecantikan, seperti lotion, pelembap, body butter, atau lainnya. Selain itu, efek jangka panjangnya adalah membuat kulit senantiasa halus. Sebenarnya, secara alami kulit beregenerasi selama 14 sampai 21 hari. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, ditambah gaya hidup yang tak bersahabat bagi kulit sehat, seperti: terus-menerus berada di ruangan ber-AC, mengonsumsi alkohol, merokok, dan sering lembur atau begadang, membuat regenerasi sel kulit tidak optimal. Bila ini terus dibiarkan, kulit akan terlihat kusam karena penumpukan sel kulit mati. Nah, di sinilah kulit membutuhkan ‘bantuan’ lewat scrub. 
  2. Bagaimana memilih scrub sesuai jenis kulit? Pada dasarnya, scrub bisa diaplikasikan untuk semua jenis kulit. Tapi, setelah itu, sebaiknya dioles lotion sesuai jenis kulit. Boleh juga memilih jenis scrub untuk kulit yang punya kebutuhan khusus, seperti pepaya untuk melembapkan, teh hijau untuk menyegarkan kulit lelah, atau wortel untuk membuat kulit segar. Saat melakukan scrubbing, pastikan tidak ada luka yang terbuka atau terdapat luka baru, tidak ada luka bakar, dan tidak terdapat penyakit kulit, seperti eksem, rosacea, dan lainnya. 
  3. Apa perbedaan scrub dengan lulur? Pada dasarnya, scrub dibedakan menjadi dua jenis, yaitu granule atau butiran dan tanpa granule atau tanpa butiran. Lulur adalah istilah bahasa Indonesia yang mengacu pada scrub. Biasanya terbuat dari beras yang dicampur bahan alami dan rempah-rempah lainnya, seperti bengkuang, melati, teh hijau, atau kopi. Selain itu, bisa disimpulkan bahwa lulur termasuk ke dalam kategori scrub berjenis granule. 
  4. Idealnya, berapa kali scrubbing itu harus dilakukan? Perawatan dengan scrub sebaiknya dilakukan 2 minggu sekali, sesuai dengan pergantian kulit yang berlangsung setiap 14 sampai 21 hari sekali dan juga sesuai kondisi kulit. 
  5. Mengapa scrub wajah tidak bisa dipakai untuk tubuh, dan sebaliknya? Seperti yang bisa dirasakan sendiri, tekstur kulit wajah lebih tipis, lembut, serta lebih sensitif dibandingkan kulit punggung yang tebal dan kasar. Sehingga, tak heran bila kulit wajah lebih sensitif terhadap gangguan dari luar, seperti radikal bebas, debu, kotoran, dan juga kandungan zat aktif yang ada di dalam sebuah produk kecantikan. Oleh sebab itu, tidak disarankan menggunakan produk scrub yang sama untuk kedua area tubuh tersebut. 
  6. Bisakah scrub membuat kulit lebih kencang dan awet muda? Scrub tidak mempunyai fungsi untuk menjadikan kulit kencang dan awet muda, pengencangan pada kulit sebenarnya diberikan oleh masker, dan nutrisi pun sebenarnya berasal dari masker. Sehingga, perawatan dengan scrub tidak boleh luput dari perawatan masker. Fungsi scrub secara mendasar hanya untuk pembersihan dan pengelupasan. 
Ciri-ciri Produk Scrub Wajah yang Bagus: 

  1. Terbuat dari bahan -bahan alami serta tidak menimbulkan reaksi alergi, seperti rasa panas, muncul kemerahan, dan rasa gatal pada kulit. 
  2. Tidak memberikan sensasi panas pada kulit, seperti rasa terbakar, serta tidak menimbulkan iritasi. 
  3. Tidak mengandung bahan kimia aktif yang berbahaya, seperti pewarna dan pengawet. 
  4. Tidak meninggalkan kesan kering pada kulit, serta tidak memberikan perubahan warna yang mencolok. 
Selain bertujuan untuk membantu meluruhkan sel mati penyebab kulit terlihat kering dan kusam, scrub juga mempercepat proses regenerasi sel kulit. Namun, kadang terdengar kabar bahwa kulit yang berjerawat, kering, dan bersisik tidak boleh di-scrub. Benarkah? Berikut penjelasan dari Ketua Sertifikasi LSP Spa Nasional, Wiwit Azmi Lestari, AMF, SE, Dipl. CIDESCO, dan juga kosmetologis serta dermatologis Juliana Yu, MD.H, IPTI, ITAC, BABTAC, CIBTAC, CIDESCO Diploma international.
Apakah kulit yang berjerawat boleh di-scrub? Tidak boleh. Proses scrubbing dilakukan dengan gerakan menggosok yang bertujuan untuk memperlancar peredaran darah. Gerakan ini menyebabkan melebarnya pembuluh darah untuk sementara waktu. Peredaran darah akan lebih lancar. Namun, bila terdapat infeksi di kulit seperti kulit berjerawat, areanya akan melebar juga. Dan, kandungan scrub –yang berkhasiat nengangkat sel kulit mati– bisa memperburuk kulit berjerawat sehingga muncul peradangan di sekitarnya.
Bagaimana dengan kulit kering dan bersisik? Apakah tidak membuat kulit menjadi kering? Tidak menjadi masalah. Salah satu penyebab kulit kering adalah timbunan kulit mati yang terdapat pada lapisan kulit bagian luar yang kurang perawatan, sehingga menimbulkan sisik dan terlihat kusam. Jadi, memang harus dilakukan pengangkatan agar tidak menumpuk.
Perawatan kulit dengan scrub tidak menjadikan kulit kering. Dengan syarat, sesudahnya, oleskan lotion yang bersifat menenangkan (soothing lotion). Bila kulit sangat kering, lakukan scrubbing maksimal 2 kali dalam sebulan saja hal ini akan memberi efek glowing pada kulit, pilih jenis scrub yang berjenis enzyme scrub (biasanya mengandung enzim buah nanas, pepaya, atau stroberi) karena kadar pelembapnya tinggi.
« PREV
NEXT »