ATASI JERAWAT TIPS
latest

728x90

header-ad

468x60

header-ad

Tips Memilih Krim Jerawat Yang Tepat

Perlu diketahui bahwa krim jerawat yang didapat dari dokter spesialis kulit sangat berbeda dengan krim yang beredar di pasaran. Krim jerawat yang tepat akan sulit didapat tanpa bantuan dari dokter spesialis kulit. 
Tips Memilih Krim Jerawat Yang Tepat
Walaupun Anda ikut memakai krim milik kakak Anda, hasilnya tidak akan maksimal karena walaupun dokternya sama, karena kulit anda dan kakak anda pasti berbeda. 
Dokter spesialis kulit akan mendiagnosa seberapa parah kondisi yang terjadi sehingga memberikan pengobatan yang paling aman dan paling tepat. 
Walaupun demikian, tetap waspada merupakan tindakan yang sangat baik karena tidak semua ahli kulit yang membuka konsultasi secara online atau di belakang layar memiliki akreditasi dan kredibilitas yang terpercaya.

Cara memilih Krim Jerawat

Pemilihan metode pengobatan sebenarnya tidak didasari oleh tingkat kepopuleran produk di tengah pasar dan masyarakat, maupun dari mahalnya produk. Namun, pemilihan metode bergantung oleh karakteristik dan kondisi kulit masing-masing orang yang akan menggunakannya. Metode pengobatan ini sangat efektif dalam mengendalikan masalah pada berbagai jenis kulit sebab ia digunakan sebagai obat luar dan berhubungan dengan penampilan. Berbeda dengan metode lain yang mengharuskan pasien menelan pil yang dapat mempengaruhi kinerja organ dalam tubuh. 
Pilihan ini juga lebih disarankan ketimbang metode penggunaan laser yang kini telah banyak ditemukan.
Jika melihat tingkat biaya, pemakaian krim jerawat lebih murah dan tidak mengharuskan pasien dirawat di rumah sakit. Prosesnya akan memakan waktu selama beberapa bulan untuk menghilangkan jerawat secara sempurna dan pasien sama sekali tidak akan merasa sakit. 
Walaupun terkesan membosankan, karena biasanya krim jerawat memiliki metode penggunaan pada pagi atau malam hari. Namun adapula orang-orang yang meragukan keefektifan metode ini dengan mengklaim bahwa penggunaan krim hanya membuat pori-pori tersumbat, wajah tampak berminyak, sehingga akhirnya malah akan memperparah jerawat. Sebaliknya, melalui metode ini pori-pori akan terbuka, mikroorganisme pada permukaan wajah akan dibasmi, mengurangi kasus iritasi dan menghidupkan kembali sel – sel kulit. 
Metode pengobatan ini juga sangat disarankan menggunakan krim yang mengandung bahan-bahan alami (herbal) dan tidak menggunakan bahan kimia yang mungkin saja dapat merusak kulit karena mengandung bahan kimia berbahaya.
Jadi tidaklah benar jika ada yang mengklaim bahwa metode ini berbahaya karena mengandung bahan-bahan yang tidak jelas. Jikalau pun ini merupakan kekhawatiran terbesar, seseorang dapat saja membuat krim jerawat sendiri dengan mempelajari cara pembuatannya. 
Beberapa bahan utama krim jerawat adalah bahan-bahan alami seperti jus lemon, bawang putih, ekstrak buah-buahan, jus wortel dan ketimun. Hal ini tentu akan lebih meyakinkan Anda mengenai keamanan penggunaan metode tersebut. Anda harus mengutamakan kesehatan Anda terlebih dahulu ketika memilih krim jerawat, dan perlu adanya pengecekan bahan-bahan yang terkandung. 
Pastikan di dalamnya terkandung banyak  vitamin C dan vitamin E, material alami dan ekstrak lidah buaya.
Krim jerawat yang biasa digunakan (acne lotion) merupakan gabungan kortikosteroid dan antibiotik. Untuk mengatasi penuaan dini digunakan  krim pencerah kulit yang mengandung AHA, kortikosteroid, beta hidroxy acid dan sebagainya. Sedang untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi digunakan  krim pemutih, yang  mengandung bahan hidrokuinon, kortikosteroid, arbutin atau AHA.

Memilih krim jerawat sesuai jenis kulit

Selain itu, yang juga harus diperhatikan adalah jenis kulit. Pemilihan krim sesuai jenis kulit adalah sebagai berikut:
Kulit Berminyak. Untuk kulit berminyak sebaiknya memilih krim malam yang berbentuk lotion. Sebab, krim malam yang berbentuk lotion lebih sedikit mengandung minyak. Sedang yang berbentuk krim lebih banyak mengandung minyak, sehingga justru akan memicu timbulnya jerawat dan komedo.
Kulit Sangat Berminyak. Untuk kulit yang sangat berminyak, sebaiknya pilih krim malam yang berbentuk gel, karena krim yang berbentuk gel paling sedikit mengandung minyak.
Kulit Kering. Untuk kulit kering, sebaiknya menggunakan krim malam yang berbentuk krim karena lebih banyak mengandung minyak, sehingga bisa membantu menjaga kelembaban kulit sepanjang malam.



« PREV
NEXT »